
Persahabatan bagai kepompong
Mengubah ulat menjadi kupu-kupu
Persahabatan bagai kepompong
Hal yang tak mudah berubah jadi indah
Persahabatan bagai kepompong
Maklumi teman hadapi perbedaan
Persahabatan bagi kepompong
Dengan musik yang easy listening membuat lagu ini bisa langsung dinikmati saat kita pertama kali mendengarnya. Lagu yang dinyanyikan oleh grup sindentosca ini berlatarkan kisah persahabatan yang pastinya Kawan-kawan juga mengalaminya. Ya mungkin sama dengan persahabatan yang dialami sebagian besar Kawan-kawan, banyak hal yang kita alami di masa ini. Senang, sedih, marah perjuangan semuanya ada. Dan dalam lagu ini pun hal tersebut juga digambarkan.
Namun ada satu hal yang menarik dari lirik lagu ini. Penganalogian yang sangat manis dari kata persahabatan dengan kata-kata kepompong. Sebagaimana yang kita ketahui kepompong merupakan suatu fasa yang dialami oleh ulat untuk bermetamorfosis menjadi kupu-kupu. jika kita mendengar kupu-kupu maka yang terbayang adalah serangga yang indah yang terbang dari bunga satu ke bunga lainnya untuk mengisap madu.
Namun sebenarnya tidak semua kupu-kupu tersebut indah seperti apa yang kita bayangkan. Banyak juga dari mereka yang keluar dari kepompongnya dalam keadaan cacat dan tidak sempurna. Kupu-kupu yang cacat ini akhirnya tidak dapat bertahan dan akhirnya pun mati dengan sendirinya atau diserang oleh kawanan semut merah. Hal ini disebabkan dari keadaan kepompong yang dilalui setiap kupu-kupu. Jika kepompong yang dilalui adalah kepompong yang baik maka yang keluar adalah kupu-kupu yang indah sedangkan begi kepompong yang buruk dan rusak akan menghasilkan kupu-kupu yang cacat bahkan tidak akan menghasilkan apa-apa.
Jika kita tarik penganalogian tersebut ke dalam kehidupan manusia tidak lah jauh bahkan mirip. Setiap individu manusia akan melakukan pencarian jati dirinya. Individu yang sedang mencari jati diri ini lah yang bisa kita analogikan sebagai ulat. Dalam pembentukan jati diri individu manusia tentunya banyak hal yang mempengaruhinya, dan tentu saja yang paling besar adalah pengaruh lingkungannya. Dan lingkungan yang terdekat dari individu adalah lingkungan persahabatnnya. Persahabatan di sini tidak lah sebatas sahabat dan teman. Namun bisa termasuk kedalamnya keluarga, pendidikan dan sebagainya.
Dalam proses persahabatan inilah jati diri individu di bentuk. Dan beruntunglah bagi individu yang memiliki persahabatan yang indah dan baik. Puji Tuhan jati diri yang terbentuk pada diri individu tersebut adalah jati diri yang indah, membangun dan bermanfaat. Sedangkan persahabatan yang penuh dengan kejelekan dan keburukan tentu akan menghancurkan bentuk jati diri individu tersebut. Dan hasilnya individu tersebut tidak menghasilkan keindahan dan manfaat. Tentu kawan-kawan bisa lihat sendiri fenomena ini dalam kehidupan Kawan-kawan.
So Kawan-kawan mari kita bentuk kepompong persahabatan kita menjadi kepompong yang penuh dengan kebaikan dan manfaat.
pernah kucari arti cinta sejati
apakah arti sebuah persahabatan sejati
semua seakan hanyalah ilusi..
namun akhirnya satu hal kusadarihanya
maknanya mendalam buatq, tapi ga tahu buat orang lain.
ne puisi juga pernah tak kasih sama temenku, waktu masuk kuliah pertama. tepatnya diacara makrab. ne puisi karya Kahlil Gibran lho!!!
”Sahabat adalah kebutuhan jiwa yang mesti terpenuhi
dialah ladang hati yang kau taburi dengan kasih,
dan kau panen dengan penuh rasa terima kasih,
Dan dia pulalah naungan dan penghangatmu,
karena engkau menghampirinya saat lapar
dan saat tubuh butuh kedamaian.
Apabila dia bicara mengungkapkan pikirannya,
engkau tiada takut membisikkan kata ”Tidak” di kalbumu sendiri
kau juga tiada menyembunyikan kata ”Ya”
Dan tiada maksud lain dari persahabatan
Kecuali saling memperkaya roh kejiwaan .”
Karena kasih yang masih menyisakan pamrih, dalam jangkauan misterinya,
bukanlah kasih, tetapi sebuah jala yang ditebarkan
Hanya menangkap yang tiada diharapkan
Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu
Jika dia harus tahu musim surutmu
Biarlah dia mengenali pula musim pasangmu.
My Mind
I was happy and glad
My time became better
In the mind just thinking of you
Why I must like this???
I believe I would get you
Everytime….
Only your eyes who lifed in myself
Lady..you are the one
Like the moon at night
I will protect you from the dark of night
Maybe, I never be the best for you
But I always try to make you happy
Did you know…
How much I like you???
I give my all for you
Lady…I was happy and glad
If you wanted be part of my life.
TeMaN???
Teman Dunia Akhirat
Teman…tentu sudah tak asing lagi mendengar kata itu. Makhluk yang selalu ada untuk kita. Disaat kita bersedih, dia menghibur. Disaat kita terjatuh dia menolong. Disaat kita rapuh, dia menopang.. Dan disaat bahagia, dia pun ikut gembira. Tapi, sudahkah kita memiliki teman seperti itu???
Salah satu ulama mengatakan bahwa teman itu ada tiga macam, yaitu:
1. Teman yang seperti udara
Maksudnya adalah teman yang kita tidak bisa lepas darinya, laksana udara yang setiap saat kita hirup. Jenis teman seperti imi adalah teman yang bisa mendekatkan kita kepada Allah, menunjukkan kita kepada Allah dan membuat kita suka menyebut nama Allah. Oleh karena itu, sangat sayang jika kita berpisah dengannya selamanya. Kita bisa mengunjunnginya, bergaul dengan baik, mencintainya dan berdo’a untuknya.
2. Teman yang seperti obat
Adalah orang-orang yang mempunyai pekerjaan yang berguna bagi orang lain dan kita memerlukannya, manakala kita membutuhkannya pada saat-saat tertentu.
Contohnya seperti obat.
Kita hanya memerlukannya pada saat kita sakit. Dan dia juga hanya berguna ketika sakit.
3. Teman yang seperti penyakit
Teman yang seperti ini adalah orang yang mendekatkan diri kita kepada neraka dan menuntun kita kepada kehinaan di dunia dan di akhirat. Semoga Allah melindungi kita dari teman seperti ini, hendaknya kita menghindarinya dan larilah darinya seperti kita lari dari singa. Namun, kalau singa itu bisa dijinakkan, maka antarlah dia ke jalan keselamatan.
Agar kita bisa menjadi teman dunia akhirat alias bermanfaat bagi teman kita, tentunya kita harus memahami dan menjaga hubungan baik dengannya. Caranya???
Mengendalikan diri dari emosi sesaat
”Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara, seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, (dia) tidak mendholiminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Takwa ada di sini (seraya menunjuk dadanya tiga kali). Cukuplah orang dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (HR. Muslim)
Memaafkan jika berbuat salah
Memang sulit untuk memaafkan orang yang telah menyakiti kita. Tapi memaafkan itu merupakan hal terpuji.
Menolong dan menutupi aibnya
Mencintainya
Rasulullah bersabda:
”Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari Muslim)
Menasihati dalam kebenaran
Seperti tercantum dalam QS. Al A’ashr:2-3.
Sebagai seorang muslim tentunya kita menginginkan teman yang baik, shalih maupun shalihah, manfaatnya tentunya banyak sekali. Salah satunya yang tersirat dalam firman-Nya, ”Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az Zukhruf:67)




