TeMaN???
Teman Dunia Akhirat
Teman…tentu sudah tak asing lagi mendengar kata itu. Makhluk yang selalu ada untuk kita. Disaat kita bersedih, dia menghibur. Disaat kita terjatuh dia menolong. Disaat kita rapuh, dia menopang.. Dan disaat bahagia, dia pun ikut gembira. Tapi, sudahkah kita memiliki teman seperti itu???
Salah satu ulama mengatakan bahwa teman itu ada tiga macam, yaitu:
1. Teman yang seperti udara
Maksudnya adalah teman yang kita tidak bisa lepas darinya, laksana udara yang setiap saat kita hirup. Jenis teman seperti imi adalah teman yang bisa mendekatkan kita kepada Allah, menunjukkan kita kepada Allah dan membuat kita suka menyebut nama Allah. Oleh karena itu, sangat sayang jika kita berpisah dengannya selamanya. Kita bisa mengunjunnginya, bergaul dengan baik, mencintainya dan berdo’a untuknya.
2. Teman yang seperti obat
Adalah orang-orang yang mempunyai pekerjaan yang berguna bagi orang lain dan kita memerlukannya, manakala kita membutuhkannya pada saat-saat tertentu.
Contohnya seperti obat.
Kita hanya memerlukannya pada saat kita sakit. Dan dia juga hanya berguna ketika sakit.
3. Teman yang seperti penyakit
Teman yang seperti ini adalah orang yang mendekatkan diri kita kepada neraka dan menuntun kita kepada kehinaan di dunia dan di akhirat. Semoga Allah melindungi kita dari teman seperti ini, hendaknya kita menghindarinya dan larilah darinya seperti kita lari dari singa. Namun, kalau singa itu bisa dijinakkan, maka antarlah dia ke jalan keselamatan.
Agar kita bisa menjadi teman dunia akhirat alias bermanfaat bagi teman kita, tentunya kita harus memahami dan menjaga hubungan baik dengannya. Caranya???
Mengendalikan diri dari emosi sesaat
”Janganlah kalian saling dengki, saling menipu, saling marah dan saling memutuskan hubungan. Dan janganlah kalian menjual sesuatu yang telah dijual kepada orang lain. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara, seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya, (dia) tidak mendholiminya dan mengabaikannya, tidak mendustakannya dan tidak menghinanya. Takwa ada di sini (seraya menunjuk dadanya tiga kali). Cukuplah orang dikatakan buruk jika dia menghina saudaranya yang muslim. Setiap muslim atas muslim yang lain haram darahnya, hartanya dan kehormatannya.” (HR. Muslim)
Memaafkan jika berbuat salah
Memang sulit untuk memaafkan orang yang telah menyakiti kita. Tapi memaafkan itu merupakan hal terpuji.
Menolong dan menutupi aibnya
Mencintainya
Rasulullah bersabda:
”Tidak beriman salah seorang diantara kamu hingga dia mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari Muslim)
Menasihati dalam kebenaran
Seperti tercantum dalam QS. Al A’ashr:2-3.
Sebagai seorang muslim tentunya kita menginginkan teman yang baik, shalih maupun shalihah, manfaatnya tentunya banyak sekali. Salah satunya yang tersirat dalam firman-Nya, ”Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az Zukhruf:67)


0 komentar:
Posting Komentar